Hukum al-Su’r (Bekas Air Minum)

(Kajian Kitab Fiqh al-Sunnah, karya Syeikh al-Sayyid Sabiq)
***

Jikalau berbicara al-Su’r dalam kajian fikih, maka ada beberapa jenis pembagiannya:

Pertama, Su’r al-Adamy (Bekas Minumnya Anak Adam)
Bekas air Minum Anak Adam, hukumnya suci, baik ia Muslim atau Kafir (Non Muslim) atau Junub atau Perempuan yang sedang Haidh. Sedangkan mengenai firman Allah SWT, “Sesungguhnya orang-orang Musyrik itu najis”, maksudnya adalah Najis Maknawi karena keyakinan mereka yang batil, tidak bebas dari kotoran dan najis, bukan badan dan tubuh mereka yang najis. Semenjak dahulu kala mereka sudah bergaul dengan kaum Muslimin, mengirimkan utusan dan diplomat, serta masuk ke Mesjid. Tidak ada satu riwayat pun yang menjelaskan bahwa beliau memerintahkan para sahabatnya untuk mencuci bagian yang tersentuh badan mereka.

#Hukum al-Su’r (Bekas Air Minum)
Mengenai perempuan yang haidh, ada riwayat dari Aisyah radhiyallahu anha, “Saya minum ketika sedang haidh, kemudian saya memberikannya kepada Nabi Muhammad Saw, kemudian beliau meletakkan mulutnya di tempat mulut saya minum.” (HR Muslim)

Maksudnya, beliau minum di bekas bibir Aisyah minum dari gelas.

Kedua, Su’r Binatang yang Dimakan Dagingnya
Hukumnya Suci (al-Thahir), sebab air liurnhya berasal dari daging yang suci, maka ia mengambil hukumnya. Abu Bakar al-Mundzir mengatakan, “Ulama berijma’ bahwa bekas minum binatang yang dimakan dagingnya, boleh diminum dan boleh digunakan berwudhu.”

Ketiga, Su’r al-Baghal (hasil perkawinan antara kuda dengan keledai), keledai, binatang buas, dan burung Pemangsa.
Hukumnya Suci (al-Thahir), berdasarkan hadits riwayat Jabir bin Abdullah radhiyallahu anhu, Nabi Muhammad Saw ditanya, “Apakah kami boleh berwudhu dengan sisa keledai?” Beliau menjawab, “Ya, boleh. Dan bekas semua binatang buas.” (Diriwayatkan oleh al-Syafii, al-Dar Quthny, dan al-Baihaqy, kemudian berkata, ‘Ada sejumlah Sanad yang jikalau digabungkan antara satu dengan lainnya, maka ia akan kuat.’)

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu, Rasullah Saw melakukan perjalanan di malam hari bersama para sahabatnya, kemudian mereka melewati seorang laki-laki yang duduk di dekat embernya. Umar berkata, “Apakah Binatang Buas menjilat embermu malam tadi?” Nabi Muhammad Saw berkata kepada laki-laki tersebut, “Wahai pemilik ember, jangan beritahu dia, ini berlebihan. Baginya apa yang ada di dalam perutnya, dan bagi kita yang tersisa sebagai minuman dan untuk bersuci.” (Hr al-Dar Quthny)

Diriwayatkan oleh Yahya bin Said, Umar melakukan perjalanan bersama kafilah, di antara mereka ada Amru bin al-Ash, sampai ke suatu kolam, kemudian Amru berkata, “Wahai pemilik kolam, apakah Binatang Buas minum di kolammu?” Umar berkata, “Jangan beritahu kami. Kita mendatangi Binatang Buas, dan Binatang Buas mendatangi kita.” (HR Malik dalam al-Muwattha’)

4- Su’r Kucing
Hukumnya Suci, berdasarkan hadits riwayat Kabsyah binti Ka’ab yang menjadi istri Abu Qatadah, diceritakan bahwa Abu Qatadah menghampirinya, kemudian Kabsyah menuangkan air baginya. Kemudian datanglah kucing dan meminumnya. Abu Qatadah mendekatkan bejana ke kucing tersebut agar ia bisa meminumnya.

Kabsyah melanjutkan, “Kemudian Abu Qatadah mendapatiku melihatnya.” Ia pun berkata, “Apakah engkau heran wahai anak perempuan saudaraku?” Ia menjawab, “Ya.” Ia melanjutkan, “Rasullah Saw bersabda, “Ia bukan najis, ia bagian dari yang berada di sekeliling kalian.” (Hr al-Khamsah)

Al-Turmudzi mengatakan, “Hadits Hasan Shahih, dishahihkan oleh al-Bukhari dan selainnya.”

5- Su’r Anjing dan Babi
Hukumnya najis dan wajib dijauhi. Terkait Bekas Minum atau Jilatan Anjing, diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi Saw bersabda, “Jikalau Anjing minum di bejana salah seorang di antara kalian, maka hendaklah membasuhnya tujuh kali.”

Dalam riwayat Ahmad dan Muslim, “Sucinya bejana salah seorang di antara kalian jikalau dijilat anjing, maka ia mencucinya sebanyak tujuh kali, awalnya dengan tanah.”

Sedangkan terkait bekas Babi, karena memang ia pada dasarnya Najis dan Kotor. []

No comments

Powered by Blogger.