Bicara Agama Tanpa Ilmu

 من تكلم في الدين بلا علم كان كاذب، وإن كان لا يتعمد الكذب

Orang yang berbicara masalah agama tanpa ilmu, ia pendusta, walaupun ia tidak sengaja berdusta.

Syeikh al-Islam Ibn Taimiyah dalam kitab Majmu al-Fatawa 10/ 449


Tidak jarang kita mendengar orang-orang yang aslinya tidak memiliki keahlian dalam ilmu-ilmu Islam, tapi menjawab semua pertanyaan seputar agama yang diajukan kepadanya, seolah- olah, tidak ada satu masalah pun, kecuali jawabannya sudah ada di tangannya. 

Kita seharusnya belajar berkata La Adri; saya tidak tahu. Jikalau memang tidak tahu jawabannya atau ragu, maka jangan ragu menjawab tidak tahu atau nanti saya carikan jawabannya. Itu bukan aib. Kata Imam Malik, siapa yang mengatakan tidak tahu, maka ia sudah berfatwa, memberikan jawaban.

Justru kalau kita memaksakan diri memberikan jawaban, padahal tidak ada ilmunya pada diri kita atau kita ragu akan kebenaran jawaban kita, kita sudah sesat dan menyesatkan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.