Shaleh dan Thaleh

Meninggalnya orang shaleh merupakan istirahat baginya dari kelelahan hidup ini. Sebab dalam pandangan orang shaleh, hidup adalah medan juang untuk kemanfaatan diri dan orang banyak, untuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Baginya, dunia hanyalah perantara menuju kehidupan abadi. Maka, bekal harus disiapkan, dan tidak ada dalam kamusnya waktu untuk beristirahat. Istirahatnya dari suatu amalan, adalah dengan amalan lainnya. 


Sebalikya, meninggalnya orang yang Thaleh (lawannya Shaleh) adalah istirahat bagi manusia banyak. Sebab yang ditebarkannya dalam kehidupan hanyalah ancaman keburukannya. Ia tidak sadar bahwa kehidupan sebenarnya adalah setelah kematiannya. Ia hanya paham bahwa dunia adalah medan bersenang-senang dan melepaskan nafsu syahwat. Akhirnya, ia pun tenggelam dalam semua itu. Ia senang dengan kefanaannya, yang membuat orang banyak sengsara karena perbuatannya. 

Allahumma, jadikankah kami berada di barisan para shalih[]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.