Hawa Nafsu di Balik Baju Ilmiah

Seringkali terjadi perbedaan antar pribadi dan kelompok, zhahirnya masalah ilmiyah, masalah pemikiran, padahal nyatanya masalah Ego Diri (Hubb al-Dzat), mengekor Hawa Nafsu yang membutakan. 


Inilah realita yang terjadi, kata Syeikh Yusuf al-Qaradhawi, di antara kelompok Islam atau Gerakan Islam. Bahkan, dalam satu kelompok. 


Kadangkala, dalam satu kelompok, ada beberapa faksi di dalamnya, yang saling berebut "nama" dan "kuasa" di hati para anggotanya atau pengikutnya. 


Kepentingannya subjektif; ingin selalu terdepan. Kaver luarnya untuk kemaslahatan Islam atau kemaslahatan kelompok (organisasi). Padahal isinya ya gitu...


Ada kata-kata menarik dari salah seorang Salaf: "Syarr Ilah 'Ubid fi al-Ardh al-Hawa; seburuk-buruk "Tuhan" yang disembah di muka bumi adalah Hawa Nafsu." 


Kenapa? 


Sebab, ia sudah tahu mana kebenaran yang seharusnya ditempuh, tapi ia melanggarnya demi Hawa Nafsunya; Jabatan, Uang, Pengikut, dan lain-lain. []

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.