Kitab al-Masthur, al-Manzhur, dan al-Mansyur

Kitab al-Masthur, Insya Allah, sudah menjadi bacaan kita sehari-hari, yaitu kitab yang berada di antara dua kaver Mushaf. Keterlaluan sekali, kalau kita mengaku sebagai Muslim, kemudian Kitab al-Masthur ini tidak pernah kita tilawahkan. 


Agak berbeda halnya dengan kitab al-Manzhur, yaitu kitab Allah SWT yang berbentuk alam semesta, yang terbentang luas. Makanya dalam riwayat Aisyah ra dijelaskan, suatu malam Rasulullah Saw menangis karena baru saja turun ayat "inna fi khalqis samawati wal ardhi wakhtilafil laila wan nahari..." Sebab beliau khawatir umatnya tidak akan mampu melakukannya. 


Alam terbentang menjadi Guru. 


Ada satu lagi, namanya Kitab al-Mansyur. Istilah ini dimunculkan oleh Muhammad Abd al-Majil al-Ghaily. Kitab ini merepresentasikan semua kaedah dan sunnah yang berlaku di tengah masyarakat. Ilmu-Ilmu sosial. 


Ketiga Kitab ini, seharusnya menjadi santapan seorang Muslim. Baca lagi ayat pertama kali turun: IQRA', kemudian dalami maknanya. [] 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.