Sikap Adil

Kondisi Dunia akan baik, kata Imam al-Mawardi dalam kitabnya Adab al-Dunya wa al-Din, jikalau tegak di atas keadilan yang merata. Itulah yang akan menyerukan persatuan; mendorong kepatuhan; menyejahterakan negeri; menumbuhkan ekonomi; memastikan baiknya tumbuh kembang generasi, dan tidak goncangnya kekuasaan. 


Tidak ada sesuatu pun, katanya, yang mampu menghancurkan negeri dengan begitu cepatnya, merusak hati penduduknya, melebihi kezaliman. Sebab, kezaliman tidak berdiri di batasan sebenarnya, tidak berada di ujung seharusnya. Setiap kezaliman adalah kerusakan, sampai ia menyeluruh. 


Adil, kata Ibn Taimiyah, adalah sistem segala sesuatu. Jikalau urusan duniawi tegak di atas keadilan, maka ia akan tegak. Walaupun pemikul urusan itu tidak memiliki pahala apapun di akhirat kelak. Dan jikalau ia tidak tegak, maka urusan itu pun tidak akan tegak. Walaupun pemikulya memiliki keimanan yang cukup di hari akhir kelak. 


Itulah sebabnya mengapa ada ungkapan "Dunia akan terus bertahan bersama keadilan dan kekufuran, Dan tidak akan bertahan bersama kezaliman dan Islam."


Tegas difirman oleh Allah SWT, 'Bersikap adillah. Sebab, ia lebih dekat kepada takwa."*

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.