Semua Ada Harganya

Bergerak dan berubah menjadi lebih baik, lazim dilakukan. Dalam hal apapun. Tidak ada yang gratis di dunia ini. 


Semuanya butuh "bayaran", baik materi maupun maknawi.

"Orang yang tidak mau membayar harga PERUBAHAN,' kata Syeikh Aidh al-Qarni. "Maka, ia akan membayar harga TIDAK MAU BERUBAH." 


Belajar, akan menyebabkan kita berubah menjadi lebih baik. Melanjutkan pendidikan, akan semakin membuka cakrawala kita. Namun, semua itu membutuhkan biaya besar. 


Sebagian kita berpandangan, karena berbiaya, kita tidak mau melakukannya. Maka, konsekwensinya kita harus membayar akibat lainnya, yaitu hidup dalam kejahilan; keterbelakangan. Itu harga yang harus dibayar. 

Bayaran itu tidak selalu materi. 


Orang yang terjajah, namun ia tidak mau membayar kebebasannya dengan PERJUANGAN. Maka, ia harus membayar ketidakmauannya itu. Dengan apa? Dengan selalu terjajah. 


Segala sesuatu butuh pengorbanan. Hidup itu memang harus melangkah ke depan. Tidak Stagnan. Ada yang harus dibayar demi semua itu. Namun, kalau kita memutuskan untuk tidak melangkah, merasa nyaman dengan keadaan yang dialami, ada harga juga yang harus dibayar. Bahkan, bisa jadi lebih mahal! 


Taharrak. Fa Inna fi al-Harakah Barakah


Bergeraklah. Sebab dalam gerakan itu ada Keberkahan.[]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.