Zakat Barang Perdagangan & Barang Tambang Menurut Mazhab Syafii

 Zakat Barang Perdagangan & Barang Tambang Menurut Mazhab Syafii


(Zakat Barang Perdagangan & Barang Tambang Menurut Mazhab Syafii, berdasarkan Kitab Matan Abi Syuja’)


( Pasal ) Barang – barang perdagangan dikalkulasikan di akhir Haul dengan alat pembeliannya,(1) dan mengeluarkan 0, 025 ( seperempat dari sepersepuluh ).

Dan apa yang dikeluarkan dari tambang emas dan perak, maka zakatnya dikeluarkan 0,025 bagiannya di sa’at itu juga. Jikalau mendapatkan Rikaz, maka zakatnya seperlima.(2)


(Syarh Syeikh DR. Musthafa Dibb al-Bugha)

(1) Dengan uang. Jikalau dibeli dengan emas, maka dikalkulasikannya dengannya. Jikalau dibeli dengan perak, maka dikalkulasikan dengannya. Dan seperti inilah selanjutkan. Tidak dikalkulasikan dengan barang – barang perdagangan ; walaupun Anda membelinya dengan barang – barang itu.

  

(2) Diriwayatkan oleh Al Bukhari ( 1428 ) dan Muslim ( 1710 ) dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, dari Rasulullah Saw bersabda, “ Dalam Rikaz zakatnya seperlima “. 

Rikaz adalah sesuatu yang dikeluarkan dari timbunan Jahiliyah, baik emas maupun perak. Zakatnya dikeluarkan segera setelah mendapatkannya.