Berhala Umat ini

Harta itu sama sekali tidak tercela. Sebagaimana ia bisa digunakan untuk keburukan, ia juga sangat bisa digunakan untuk kebaikan. Harta, yang dalam bahasa Arabnya adalah al-Maal, dimaknai oleh para ulama sebagai sesuatu yang jiwa condong kepadanya. 


Namun, ketika ia menjadi Tuhan yang dipertuhankan, disitulah mulainya musibah. Persis seperti ucapan Hasan al-Bashri, "Setiap umat ada berhala yang menjadi sesembahannya. Dan berhala umat ini adalah Dinar dan Dirham." 


Dalam riwayat juga dijelaskan, "celakah hamba dinar, celakalah hamba dirham. Yang jikalau diberi, maka ia ridha. Jikalau tidak diberi, maka ia murka." 


Dalam riwayat lainnya, "Setiap umat itu ada fitnahnya. Dan fitnah umat ini adalah harta." []

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.