Kenikmatan Kontribusi

Kenikmatan Kontribusi


Ketika kita kecil, kita merasa bahwa bahagia itu ketika diberi. Namun ketika dewasa, barulah kita sadar bahwa kebahagiaan itu kita memberi. Ketika kita kecil kita menyangka bahwa memberi itu dengan uang. 

Ketika kita dewasa, kita sadar bahwa memberi yang hakiki itu adalah memberikan motivasi, pandangan, metode, dukungan. Dan inilah yang dipersembahkan oleh para Nabi sepanjang sejarahnya. 

Jikalau Anda belum merasakan kenikmatan memberi dan membantu orang lain, kenikmatan memotivasi, maka berusahalah untuk merasakan kenikmatan ini. Ini adalah kenikmatannya orang DEWASA. 

Kita berdiri membela orang yang dizalimi. Kita berdiri membela yang lemah. Kita memotivasi untuk sukses. Kita memotivasi untuk melakukan kebaikan. Inilah kebahagiaannya orang-orang DEWASA. Dan seninya orang-orang DEWASA. 

Denis Arifandi Pakih Sati
Dari ceramah DR. Abdul Karim Bakkar