Awal Menentukan Akhir

 Hikmah Kedua Puluh Delapan


مَنْ أَشْرَقَتْ بِدَايَتُهُ أَشْرَقَتْ نِهَايَتُهُ

“Barangsiapa yang awalnya bersinar, maka akhirnya juga akan bersinar.” 


(Ibn Athaillah al-Sakandari)

[Kitab al-Hikam karya Ibn Athaillah al-Sakandari]


Barangsiapa yang menjalani kehidupannya semenjak awal berdasarkan sunnah, maka ia akan Istiqamah dan mendapatkan akhir kehidupan yang baik. Dan barangsiapa yang awal kehidupannya sudah dipenuhi Bid’ah, maka akhirnya akan mendapatkan kesengsaraan dan derita tiada akhir. 


Hikmah ini juga bisa dipakai untuk seseorang yang sedang belajar atau usaha. Maksudnya, seseorang yang bekerja keras dan bersemangat menjalani kehidupan studynya, maka dia akan mendapatkan masa depan yang baik. Sebaliknya, seseorang yang memulai studynya dengan malas-malasan dan tidak mengenal waktu, maka dia akan mendapatkan masa depan yang curam. Begitu juga halnya dengan bisnis, barangsiapa yang di awalnya sudah bekerja keras dan banting tulang, maka dia akan mendapatkan hasil yang baik dan keuntungan yang besar. Sebaliknya, seorang pebisnis yang malas-malasan, maka dia hanya akan bisa meratapi kegagalannya dan kerugian yang tidak terhingga. 


Awal sesuatu akan menuntukan akhirnya. Ahli ibadah akan berakhir dengan Husnul Khatimah. Dan Ahli Maksiat akan berakhir dengan Suul Khatimah. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.