Tidak Memahami Hikmah Allah Swt

Hikmah Kesembilan Puluh Lima

إِنَّمَا يُؤْلِمُكَ الْمَنْعُ لِعَدَمِ فَهْمِكَ عَنِ اللهِ فِيْهِ
“Engkau merasa tersakiti ketika tidak diberikan nikmat oleh Allah Swt, maka itu karena Engkau tidak memahami rahasia-Nya di balik itu.” 

(Ibn Athaillah al-Sakandari)
[Kitab al-Hikam karya Ibn Athaillah al-Sakandari]

Salah satu fithrah manusia adalah suka berkeluh-kesah ketika ditimpa suatu musibah. Ketika salah seorang saudaranya atau keluarganya meninggal, maka dia akan menangis dan bersedih. Ketika rumahnya terbakar dan hartanya hilang, maka dia akan menangis. Jikalau dalam batas-batas tertentu, menangis itu bukanlah suatu masalah. Namun jikalau berlebihan, maka disitulah letak masalahnya. 

Orang yang Arif tidak akan larut dalam kesedihan atas apapun bencana yang menimpanya. Baginya, segala yang ditetapkan oleh Allah Swt adalah kebaikan. Hanya saja, kadang-kadang ia tidak bisa memahami hikmah dan rahasia yang ada di baliknya. 

Ingatlah, hanya orang jahillah yang merasa tersiksa dengan bencana yang diturunkan-Nya. Ada satu point yang perlu Anda ingat dalam hal apapun: Ada hikmah di balik setiap ketetapan-Nya. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.