Pemberian Makhluk dan Kebaikan Allah Swt

Hikmah Kedelapan Puluh Sembilan


الْعَطَاءُ مِنَ الْخَلْقِ حِرْمَانٌ وَالْمَنْعُ مِنَ اللهِ إِحْسَانٌ

“Pemberian makhluk adalah bentuk keterhalangan, dan tidak diberikan oleh Allah Swt adalah bentuk kebaikan.” 


(Ibn Athaillah al-Sakandari)

[Kitab al-Hikam karya Ibn Athaillah al-Sakandari]


Kadang-kadang, kita begitu senang diberikan sesuatu oleh orang lain, sehingga kita ketergantungan dan kecanduan. Walaupuan kadang-kadang kita diperbudaknya, kita mau saja, karena leher kita sudah diikatnya dengan barang-barang yang diberikannya. 


Kebaikan yang Anda dapatkan darinya tidak akan sebanding dengan efek buruk yang Anda dapatkan. Sekali-kali meminta bantuan kepada orang lain, tentu tidak masalah. Namun jikalau sudah kecanduan, maka itu adalah penyakit yang harus segera diobati. Jangan biarkan makin parah, karena akan membuat Anda merugi di dunia dan di Akhirat kelak. 


Jikalau Anda mau meminta sesuatu, maka mintalah kepada Allah Swt, yaitu Zat yang Maha Memiliki. Jikalau Dia tidak memberikannya kepada Anda saat sekarang ini, mungkin ada rahasia dan hikmah di baliknya yang tidak Anda ketahui. Bisa jadi jikalau Dia memberikannya kepada Anda pada waktu yang Anda inginkan, maka Anda justru akan masuk dalam jurang kemaksiatan dan kehinaan. Mungkin Anda akan bersikap sombong dan congkak di hadapan orang lain, dan efek-efek lainnya yang tidak bisa ditangkap sekilas saja. 


Dia adalah Zat yang Maha Bijaksana. Dia Maha Tahu kapan seorang hamba-Nya membutuhkan bantuan-Nya, dan Dia tidak akan membebaninya melebihi batas kemampuannya. Berharaplah kepada Allah Swt dan bergantunglah kepada-Nya.  

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.