Takdir dalam Setiap Hembusan Nafas

 Hikmah Kedua Puluh Tiga


مَا مِنْ نَفْسٍ تُبْدِيْهِ إِلَّا وَلَهُ قَدَرٌ فِيْكَ يُمْضِيْهُ

“Tidaklah setiap nafas yang engkau hembuskan, kecuali ada takdir yang berlaku bagi dirimu.”


(Ibn Athaillah al-Sakandari)

[Kitab al-Hikam karya Ibn Athaillah al-Sakandari]


Setiap nafas yang Anda hembuskan, maka Allah Swt sudah menetapkan takdirnya semenjak zaman Azali. Oleh karena itu, mamfaatkanlah setiap moment yang ada untuk menggapai cita-cita dan mohonlah taufik-Nya, sehingga ia bisa tercapai. Selama nyawa masih dikandung badan dan selama paru-paru masih bisa bernafas, maka takdir Anda akan tetap berjalan sesuai ketentuan-Nya.


Barangkali Anda ditakdirkan akan mendapatkan kebaikan yang banyak pada hari ini, maka gapailah segara dan jangan lalai. Allah Swt selalu menunjukkan dua jalan, yaitu jalan kebaikan dan jalan keburukan. Masing-masingnya ada takdir tersendiri yang berbeda dari takdir lainnya. Jikalau, misalnya, Anda menempuh jalan kebaikan, maka takdirnya seperti ini. Sebaliknya, jikalau Anda menempuh jalan keburukan, maka takdirnyapun akan seperti ini. Pilihan ada di tangan Anda, dan takdir ada di tangan-Nya. Jikalau Anda telah berusaha, maka bertawakkallah. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.